Kata mereka, cinta buta
Aku melihat keindahan setiap waktu
Kata mereka, cinta memabukkan
Mengingatmu, kesadaranku pulih benar
Kata mereka, cinta itu sakit, menderita
Di kala sakit, aku ingat dirimu, hangat terasa di dada
Kata mereka, cinta itu pengorbanan
Denganmu selalu saling memberi dan menerima apa adanya
Kata mereka, cinta tak pernah salah
Baru kali ini, mereka benar
16 Nov '13
Pena yang menari, menorehkan kata menjadi kalimat, menyusun bait. Kumpulan tulisan, jurnal, renungan, cerita, perwujudan perasaan
Monday, December 2, 2013
Tuesday, June 4, 2013
Saraswati
Dewi seni dan ilmu pengetahuan Hindu.

Tangan nya ada 4. Lambang pertama dia pegang lontar. Lontar artinya kitab suci orang Hindu. Artinya dia mendalami spritual. Kedua, tasbeh, artinya tekun berkesinambungan, tidak berhenti di tengah jalan. Ke tiga, alat musik, rebab. Suarakan Tuhan (lontar dan tasbeh) dengan indah, seperti menyanyi dengan merdu. Tangan ke empat, teratai putih. Artinya segala hal kamu buat bukan untuk egomu, bukan untuk exist, tapi di atas segalanya untuk kesucian. Kamu melakukan semuanya untuk menyucikan diri kamu, untuk membersihkan diri kamu.
Saraswati berdiri di atas teratai merah, besar. Teratai hidup di lumpur yang kotor dan kumuh, lambang dari sakit hatinya manusia, seperti di hati yang bergejolak. Tapi teratai merah tumbuh tanpa cacat tanpa membawa lumpur. Orang harus menjadi seperti Saraswati, harus tetap baik dan tetap segar, walaupun masalah yang menimpa. Disebut singgasana ilahi. Bersih walau lahir dari kekotoran. Daun-daun menyerap energi Tuhan, memberi makan untuk berbunga nya teratai.
Angsa, kendaraan nya Saraswati. Kenapa tunggangannya angsa? Bulu angsa engga pernah kotor, ia selalu membersihkan sayapnya dengan mulutnya dan bisa memilih makanan yang ia makan. Mana yang baik untuk dimakan mana yang tidak. Manusia juga layaknya memilih mana yang baik dikeluarkan dari mulutnya.
Terima kasih untuk narasumber, Ibu Narti.

Tangan nya ada 4. Lambang pertama dia pegang lontar. Lontar artinya kitab suci orang Hindu. Artinya dia mendalami spritual. Kedua, tasbeh, artinya tekun berkesinambungan, tidak berhenti di tengah jalan. Ke tiga, alat musik, rebab. Suarakan Tuhan (lontar dan tasbeh) dengan indah, seperti menyanyi dengan merdu. Tangan ke empat, teratai putih. Artinya segala hal kamu buat bukan untuk egomu, bukan untuk exist, tapi di atas segalanya untuk kesucian. Kamu melakukan semuanya untuk menyucikan diri kamu, untuk membersihkan diri kamu.
Saraswati berdiri di atas teratai merah, besar. Teratai hidup di lumpur yang kotor dan kumuh, lambang dari sakit hatinya manusia, seperti di hati yang bergejolak. Tapi teratai merah tumbuh tanpa cacat tanpa membawa lumpur. Orang harus menjadi seperti Saraswati, harus tetap baik dan tetap segar, walaupun masalah yang menimpa. Disebut singgasana ilahi. Bersih walau lahir dari kekotoran. Daun-daun menyerap energi Tuhan, memberi makan untuk berbunga nya teratai.Angsa, kendaraan nya Saraswati. Kenapa tunggangannya angsa? Bulu angsa engga pernah kotor, ia selalu membersihkan sayapnya dengan mulutnya dan bisa memilih makanan yang ia makan. Mana yang baik untuk dimakan mana yang tidak. Manusia juga layaknya memilih mana yang baik dikeluarkan dari mulutnya.
Terima kasih untuk narasumber, Ibu Narti.
Tuesday, April 9, 2013
terik
kuat sang surya menerjangku dengan sinarnya
kulit terasa melepuh
mata tak kuasa memandang
semua mengaduh hingga gaduh
apa salah kami sang surya ?
teganya engkau menyerang kami
sinarmu tak terkalahkan
kekuatanmu tak terperikan
marahkah kami padamu?
ampuni kami manusia
seringkali kami khilaf
merusak alam demi kepentingan kami
Friday, January 18, 2013
Pernikahan ibarat resleting
layaknya dua pedal sepeda
tak bisa lurus jalannya
jika hanya digerakkan sebelah
seperti suami dan istri
suami istri seperti sebuah pohon
ketika tumbuh, ranting ranting akan mencari tempat yang kosong
untuk saling mengisi dan melengkapi
sendal jepit tiada berguna jika cuma satu
kekuatan sepasang yang saling mencinta
dapat melewati berbagai rintangan
pernikahan ibarat resleting
ada dua tali dan satu kepala
masing masing tali tidak bisa berdiri sendiri
dengan kepala resleting barulah resleting bisa berfungsi sempurna
dalam keluarga ada tiga pihak yang ambil bagian
suami, istri dan Tuhan
dua tali lambang suami dan istri
kepala resleting adalah Tuhan
dengan melibatkan Tuhan
semua akan indah pada waktunya
Monday, July 30, 2012
Sepucuk puisi untuk malam
Bulan menampakkan separuh wajahnya
Di bibir langit yg kelam
Memberi secercah cahaya di tengah gelap
Cerah,pucat tapi tanpa kehidupan.
Kujejakan langkah
di atas padang rumput yg terhampar luas
Jangkrik bersorak tak beraturan
Bunyi serangga menimpalinya
Malam tak selamanya sunyi
Puncak,
H-1 Pilkada Jakarta
Di bibir langit yg kelam
Memberi secercah cahaya di tengah gelap
Cerah,pucat tapi tanpa kehidupan.
Kujejakan langkah
di atas padang rumput yg terhampar luas
Jangkrik bersorak tak beraturan
Bunyi serangga menimpalinya
Malam tak selamanya sunyi
Puncak,
H-1 Pilkada Jakarta
Friday, June 29, 2012
Bungkus dan isi
Hidup akan sangat melelahkan,sia-sia dan menjemukan bila Anda hanya menguras pikiran untuk mengurus bungkusnya saja dan mengabaikan isinya. Bedakanlah apa itu bungkus dan apa itu isi.
Rumah yg indah hanyalah bungkus,keluarga bahagia itu isinya.
Pesta nikah hanya bungkusnya,cinta kasih,pengertian,dan tanggung jawab itu isinya.
Ranjang mewah hanya bungkusnya tidur nyenyak itu isinya.
Makan enak itu bungkusnya; gizi,energi dan sehat itu isinya.
Kecantikan dan ketampanan hanya bungkusnya, kepribadian itu isinya.
Buku itu bungkusnya; pengetahuan itu isinya.
Jabatan itu bungkusnya; pengabdian dan pelayanan itulah isinya.
Karisma hanya bungkusnya; karakter itu isinya.
Utamakanlah isinya namun rawatlah bungkusnya.
Sunday, April 15, 2012
We Love You Mas Tama
We Love You Mas Tama
song: Jamrud
lirik: Trans TV crew
"...pada kami semangat di hati
awal terasa sulit
dimaki maki, sampai kuping sakit
yang penting kamu
beri kami semangat yang tinggi
Semoga Tuhan melindungi kamu
serta tercapai semua angan dan cita-citamu
mudah-mudahan diberi umur panjang
sehat selalu Mas Tama
Semoga Tuhan melindungi kamu
serta tercapai semua angan dan cita-citamu
mudah-mudahan diberi umur panjang
sehat selalu Mas Tama
we love you Mas Tama
we love you Mas Tama
we love you Mas Tama"
Wishnutama
Presiden Direktur dari PT. Televisi Transformasi Indonesia dan Direktur Produksi dari PT. Nusantara Tivi Tujuh, ke duanya dalam naungan CT Corp.
Baru kali ini melihat ada acara farewell yang di-organized dengan waktu yg sempit, kreativitas yg tinggi dan menggemparkan media. Twitter heboh, media heboh, blogger juga heboh...
Menurut gw, dia seorang pemimpin yang dicintai oleh bukan hanya karyawan-karyawannya tapi juga ex-karyawannya. Inovatif, kreatif, dan visioner.
Special thanks to zulkidankiplay for uploading the video to Youtube
Subscribe to:
Posts (Atom)
Terlatih Ditolak - sebuah parodi
Aku sudah mulai lupa Saat pertama kali ditolak Dari penolakanyang halus Hingga diusir dari rumahnya *Terima kasih kalian Barisan penolakan ...
-
arr. L. Putut Pudyantoro Kala kudengar panggilan Tuhan Ku persembahkan seluruh hidupku Lalu ku arungi samudera luas Berpegang pada k...
-
(OST. Penginapan Pintu Naga) Hidup yang penuh rintangan Tercurah bak derasnya hujan Mengapa kita harus jumpa Bila tak tahu akan ke mana Rind...
-
Hari ini aku service ponsel Huawei yg paketan sama Esia. Jam 8-an sampai di gedung Bakrie, Esia Center - Rasuna Said. Eh..ternyata kalo pera...